Semua Pihak Harus Berperan Perbaiki DPT

2009 April 22
by IMAPASBAR

Jakarta, mediacenter.kpu.go.id Permasalahan daftar pemilih tetap (DPT) pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif, 9 April 2009, adalah tanggung jawab semua stake holder Pemilu 2009. Semua elemen dan stake holder Pemilu harus berperan aktif dalam perbaikan DPT untuk Pemilu Presiden 8 Juli 2009. “Tidak elegan kalau hanya menyalahkan KPU, karena banyak yang terlibat di sini (permasalah DPT),” ujar Ketua DPP IMM Rusli Halim Fadli seusai pembacaan pernyataan sikap bersama Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda di Media Center KPU, Jakarta (20/4). Hadir juga dalam pernyataan sikap, Rahman Toha Budiarto (Ketua Umum PP KAMMI), B.R. Tri Adi Sumbogo (Ketua Presidium PMKRI), Lalu Pharmanegara (Ketua Umum PP GPI), dan Syahrul Effendi Dasopang (Ketua Umum PB-HMI MPO). Menurut Rusli, pihak-pihak yang berwenang harus segera memperbaiki DPT untuk Pemilu Presiden 2009. “Partai politik juga harus aktif mengajak konstituennya untuk mendaftarkan diri. Berlebihan kalau kita hanya menimpali masalah ini kepada KPU,” ujarnya. Sementara itu, Anggota KPU Endang Sulastri mengatakan, masukan dari organisasi kemahasiswaan dan pemuda ini akan menjadi bahan masukan bagi KPU untuk melangkah ke depan. Menurut Endang, permasalahan dalam pelaksanaan pemilu legislatif, langsung direspons KPU dengan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh KPU Provinsi beberapa hari lalu (15/4). “Kita kumpulkan KPU Provinsi untuk koordinasi pelaksaanan pemilu legislatif. Evaluasi terhadap masukan masyarakat yang selama ini ditujukan kepada KPU, dan menyusun langkah-langkah ke depan untuk menghadapi pemilu presiden,” jelas Endang. Menurut Endang, kompleksitas Pemilu 2009 sangat luar biasa. Peserta pemilu yang sangat banyak dan mekanisme penetapan calon terpilih berdasarkan suara terbanyak, menimbulkan berbagai konflik dan permasalahan. Konflik tidak hanya antarparpol, tetapi juga antarcalon karena masing-masing calon punya kepentingan bagaimana suara mereka menjadi yang terbanyak. Pada kesempatan ini, untuk kesekian kalinya atas nama KPU, Endang mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. “Terimakasih karena pemilu legislatif berjalan tertib dan damai, walaupun ada kekurangan di sana sini. KPU juga meminta maaf kepada masyarakat yang namanya tidak terdaftar dalam DPT pemilu legislatif,” kata Endang. Endang menambahkan, jika terdapat permasalahan, ketidakpuasan dan hal yang mengganjal dalam pelaksanaan pemilu legislatif, dapat menempuh jalur hukum. “Masyarakat kita sudah semakin dewasa,” ujar Endang. Selain menyoroti masalah DPT, dalam pernyataan sikapnya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda juga menyerukan kepada para pimpinan parpol untuk melakukan rekonsiliasi dan saling silaturahmi, pemulihan hak sipil dan politik rakyat, melanjutkan agenda reformasi dan penegasan keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan.***